Indonesia Raya "Pantun"

Jualan pakaian belum juga laku
Eh si Nomnom gomes jogetnya salah
Heemm betapah sedih nya diriku
Catatan pantun ketinggalan di sekolah

Kenapa Hannah Hutan?
Karna Hutan tempat yang tenang
Untuk Muhasabah
Memperbaiki sel syaraf yang sudah berantakan barangkali


WELCOME TO OUR JUNGLE

Rabu, 18 Juli 2018

Jangan Salah Paham

Bukan. Bukan aku yng menolak. Sebab Keluarga ku sudah punya Lelaki Impian mereka untukku. Aku tidak tau siapa. Jika Menikah hanya dengan aku saja, maka sama siapapun aku siap dan insyaAllaah jika agama nya baik akan kuterima. Karna hatiku belum terpaut dengan siapapun. Dan sama Lakilaki manapun toh aku harus mulai belajar mencintainya ketika halal nanti. Begitukan.
Maaf. Maaf. Maaf jika penolakan itu membuatmu takut atau menganggapku Perempuan tak tau diri, tak tau diuntung. Maaf. Iya aku tau salahku, aku gak mampu menyakinkan Orangtua ku bahwa kamu bisa menjadi pendamping hidupku. Aku hanya berfikir, sebelum taat padamu(suamiku) aku wajib taat dengan Orangtuaku.
Tapiii kamu bisa mengetuk perlahan hati mereka agar kamu dapat izin untuk masuk. Karna kebahagiaan Orangtua ku lebih besar, utama, penting bagiku daripada kebahagiaan kita berdua. Jangan khawatir bisa saja Lelaki impian itu adalah Kamu. Jangan salah paham begitu.
Aku berdoa agar Keluarga ku sehat selalu. Jadi mereka bisa memilih Lelaki mana yng pantas untuk anaknya. InsyaAllaah. Semua kembali kepada Allaah. Terus jaga hati dan bermanfaat lebih banyak. :))
Maaf. Iya ini salahku.

Hafal dan Murajaah

Allaahh help kamii.
Sampai September harus Kholas 5 Juz.
Bismillahhh. Fighttt!!!

Ngambil Al Quran

Hahaa.
Ceritanya tadi nyari Alamat sama Kk Ayak. Percakapan dimulai:
"Kak pake helm kita ya. Gak jauh sii. Cuma 6 menit di Maps. "
"Hahaaa 6 menit ya dek. Kenapa dek?"
"Ehee. Hannah mikir Jilbab kita kan Panjang, trus gak pake helm. Agak gak enak gitu kan Kak."
"Oohh si Hannah mau taat peraturan dia." Hahaa.
Pulangnya jadi malah ngerepotin. Ngebawa Kardus beserta helm kak Riska. Karna Kak Ayak gabisa pakai helm. Hahaa. Pening kepalanya. Maaf yaa Kak Ayakk. Maaf yaa Kakk.
Sampekak Asrama, Kak Ayak cerita ke Kak Riska "Kami zonkk Riskk. Kami jumpa Abng Abng tdi. Banyak pulak. Terkejut kami. " Ahahahaaa.
Kak Riska : "Kelen zonk. Tapi bagi mereka itu rezeki."
Ngekeh. Hahahahahaaa. Astaghfirullahhaladzim.
Kak Ayak pun kesenangan liat TK. Gak sadar dia ada Abng abang bnyak disitu. Owalahh. Hahaa

Just write

Why am i writing?
Because everything i've written it feels really relieving.

Sorry ya grammarnya kacau. Hahaa.

Selasa, 17 Juli 2018

IMPIAN ...

Bismillahirrahmanirrahim. 

Aku tidak tau apa yang kurasakan saat ini. Campur aduk. Kali ini aku tidak ingin membahas soal rasa. Namun tentang Impian. Apa kabar ia? Sudah sejauh mana aku memperjuangkannya? Impian yang mana? Tentu ada banyak impian mu kan? Terus bagaimana kesanggupan dirimu menjalankannya? Sudah sejauh mana persiapan untuk mewujudkannya?
Hidup ini menakutkan bagiku, takut tidak bisa, takut tidak sempurna, takut blablabla, padahal kan ada Allaah yang Maha Mampu, ada Allaah yang Maha Sempurna, lantas apakah Allaah tidak cukup bagimu? Apakah kalimat orang lain lebih penting daripada keberadaan Allah disisimu?
Berbaik sangka saja lah sama Allaah. Jalan itu tentu ada banyak. Perihal impian impian. Ingin ku melanjutkan pendidikan S2, tapiii kalau ngeliat begitu banyak yang jadi tanggung jawabku, emm sebenernya bukan tanggung jawabku, tapi aku yang harus mengambil segera tanggung jawab itu, karna ini bukan soal aku pribadi, tapi juga seluruh Keluarga. 
Menurutmu, uang 500 juta gak sedikit kan? Lantas kemana aku akan mencarinya? 
Argh kalau memikirkan itu gak akan selesai dan Hafalan ku gak bisa tuntas dalam sehari. 
Tuntutan demi tuntutan datang silih berganti. Padahal aku tidak benar benar sibuk, tapi waktu seakan terus menghimpir, mengejar layaknya setan kepanasan, astaghfirullahhaldzim. 
Aku takut, benar benar takut. Beberapa orang awardee LPDP atau yang sudah study abroad adalah mantan anak anak Bidikmisi, sementara aku bukan Bidikmisi, Impian itu terlihat semakin jauh. Ya Allaah. Astaghfirullahhaladzim. Aku gak boleh begitu. Impian itu ada di depan matamu! Lihatlah Peta Dunia yang kamu pampang di Kamarmu. Lihatlah dia menanti mu untuk dikelilingi. Bertakwa lah sama Allaah. Ia akan beri jalanNYA. :'(  
Jikapun S2 mu akan terlambar, tetap terussss Bertakwa yaa. Jika kamu lebih bermanfaat apabila tidak S2, maka lakukanlah yang terbaik darimu. Aku sayang kamu Hannah! 

Senin, 16 Juli 2018

Tadi di instastory aku nge post ini


Tapi ternyata ada yang berfikir bahwa aku sedang mencintai dan merindukan seorang lakilaki, bahkan berfikir aku sudah punya jodoh. Hemm. Padahal enggak. Sesat mahh pikiran kayak gitu.
Padahal kan Cinta dan Rindu itu tidak sesemmpit perihal jodoh->Lakilaki. Hemmm. Ya seperti yang kukatakan dalam postingan sebelumnya, aku sedang merindukan sesuatu, tapi gak tau itu apa. Entahlah. Semua orang aku sayang, semua orang ingin dibersamai, tapiii aku juga harus bertanggung jawab atas diriku kann! Kenapa aku mencintaimu sementara cintaku pada diriku sendiri tak seberapa banyak cintaku padamu. Ya Allaahh. Aku tak layak mencintaimu sedangkan diriku masih seperti ini. Arghhh entahlah.
Semoga cinta ini selalu karna Allaah. Allah. Allah.
Tapiii sekarang aku takut mengingatkanmu agar memakai kaos kaki saat keluar rumah. Bagaimana mungkin seperti itu! Katanya aku cinta sama mu kannnn! 

Kenapa belakangan ini aku merasakan Cinta dan Rindu sekaligus?
Tapi gatauuuu sama siapaa!
Rasanyaa pengennn pelukin semua orang. 😭😭😭