Apa yng hendak kuceritakan? Bahkan ku gak tau harus mulai darimana.
Lantas ketika mereka dengar dan tau, kita bisa apa?
Hanya menghakimi dan memberi Tausiyah...
Tapi yasudahlah, aku pasrah dunia ini...
Indonesia Raya "Pantun"
Eh si Nomnom gomes jogetnya salah
Heemm betapah sedih nya diriku
Catatan pantun ketinggalan di sekolah
WELCOME TO OUR JUNGLE
Jumat, 18 Januari 2019
DWITA (1)
Dear Dwita ...
Aku bahagia mendengar kabarmu hari ini melalui seornag teman wahai Dwita.
Kamu mengatakan pada temanku "Ehh Kakak... Jilbab kita kembar yaa. Ayoklah foto......"
Temanku masih hanya senyum,
Dan kamu melanjutkan kalimatmu "Sosialita kan kalau jumpa foto Kak."
Allahurabbiy.
Doa terbaik untukmu malam ini dan malam malam seterusnya ya dik. :)
Sepertinya kamu satu sebab tertundanya kematian ku.
Terima kasih sudah membuatku tersenyum lebih banyak. ^^
Love hug,
Hannah Sosialita
Kamis, 17 Januari 2019
Rabu, 16 Januari 2019
Ketika ada orang Shalih atau Shaliha meninggal, sekalipun aku gak kenal dan gak pernah ketemu, tapi rasanya nyesek banget.
Rasanya "ya Allah dakwah ini... Gimana selanjutnya? Kewajiban dakwah semakin berasa dipundak."
Pertemukan dalam dekapanMu ya Rabb. 😢😢😢
Kemarin, hari senin seingatku, Kam Rabbani kehilangan kadernya.
Dan hari ini PKS kehilangan kadernya.
Dan bukan hanya PKS, tapi seluruh instansi kehilangannya.
Ada banyak pertanyaan yang tak dapat dijawab dengan buku, diskusi, siapapun(makhluk hidup).
Aku menanti saat dimana bisa diskusi dengan Allah, Tuhan yng menciptakan ku, Tuhan yng menciptakan segala drama dunia ini.
Kenapa begini? Kenapa seperti itu? Kan keduanya sudah memenuhi syarat Orang orang beriman? Apa yng terjadinya padanya? Haaah banyak lagi...
Selamat pagi.
Semangat beraktivitas Netizen Sosialita ^^
Hati ...
Kenapa kamu sukit sekali?
Sebentar suka
Sebentar benci
Apa gerangan mu hati?
Tau gak sih...
Karna dirimu banyak lisan yng menyakiti
Karna dirimu banyak diri yng pergi
Karna dirimu Ukhuwah sebatas Organisasi
Ah tipis sekali dirimu wahai hati...
Hati ...
Aku tidak ingin memilikimu yng sulit begitu.
Bolehkah aku tetap mencintainya meskipun ia tak cinta?
Bolehkah aku tetap menyayanginya meskipun berbeda harakah?
Bolehkah aku tetap memeluknya meskipun jauh jadi alasan?
Bolehkah kamu terus bersabar untuk mencintai mereka?
Bolehkah kamu bersabar untuk mencintai lebih banyak manusia?
Ah iya tentu saja boleh.
Aku yakin itu.
Kamu baik kan wahai hati...?
Atau kamu bodoh?
Eh atau baik dan bodoh adalah hal tipis sekali bedanya?
Hati ...
Aku ingin memilikimu sepenuhNYA
Aku ingin engkau ada digenggamanNYA
Hingga rasa suka ku karnaNYA
Hingga rasa benci ku karnaNYA
Bukan karna beda harakah...
Bukan karna beda pikiran...
Bukan karna beda masa lalu...
Bukan karna beda ini itu...
Namun karna kau sudah dimilikNYA
Terima kasih untuk hari ini wahai hati...
Aku bahagia memilikimu...
Bahagia selalu yaa hatiku
Hatimu juga :))
Terinspirasi dari cerita Kak Anjar yang di ghibahin karna sekrang beliau sudah ngaji di HTI. Hehee. Aku tetap menyayangimu saudariku. InsyaAllah :)
Karna dirimu satu diantara orang beriman. ^^
Patah hatinya kamu
Perkara hati sulit sekali memang tampaknya bagi sebagian orang. Hari ini saja aku bertemu dengan beberapa hati yang patah, eh hari ini? Ergh ini udah masuk hari rabu ya, hehee.
Hari selasa yang kulalui beberapa menit yang lalu itu banyak memberikan ku pelajaran. Betapa karna sibuknya dunia hingga enggan menemui Rabbnya dan jatuhnya ke lalai, emm tapi barangkali ia punya pemahaman kenapa meninggalkan shalat wajibnya.
Aku tidak bisa menghakimi apa yang manusia lain lakukan, namun aku benar benar berlindung dari lalai dan rasa enggan menyembah Tuhanku. Kalau kata berdikari book, "sibuk terus jangan lupa seks" , kalau kata ku "sibuk terus jangan lupa shalat tepat waktu." Ahh iya bener tuh. Jan lupa shalat tepat waktu.
Hari ini, dunia nyata maupun dunia maya banyak sekali yng patah hati...