Indonesia Raya "Pantun"

Jualan pakaian belum juga laku
Eh si Nomnom gomes jogetnya salah
Heemm betapah sedih nya diriku
Catatan pantun ketinggalan di sekolah

Kenapa Hannah Hutan?
Karna Hutan tempat yang tenang
Untuk Muhasabah
Memperbaiki sel syaraf yang sudah berantakan barangkali


WELCOME TO OUR JUNGLE

Minggu, 22 Desember 2019

Lakilaki bajingan!

Persetan sama Lakilaki.

Asal kau tau ya. Sekalipun aku didekatin seabrek lakilaki. Toh pada akhirnya seluruh jiwa raga hati semuanya dariku akan jadi milik lakilaki yang meminangku dan kuterima pinangannya.
Terserah kau lah mau anggap aku Perempuan murahan, Perempuan gak menjaga, Perempuan bangsat. Ah egois x kau.

Oke fix katamu. Kita selesai kan maumu? Oke.

Sabtu, 21 Desember 2019

Jumat, 20 Desember 2019

Semoga menggugurkan dosa

Sangking kuatnya aku, eak
Ayahku masuk ke kamar dan memegang kepalaku kemudian berkata
"Panas badan anakku. Ooh bisa sakit juga anak ini. Iya nak?"

Dan aku masih terpejam, mau terlelap tapi belum bisa.
Maafin Hannah ya Tuhan.

Ayahku Mamiku Sayangku

Aku gatau gimana dalamnya Mamiku mencintainya. Dalam sekali nampaknya. Dalaaaam sedalam dalamnya rasa. Tiap Mamiku nyeritain gimana baiknya Ayah, gak lupa air matanya menetes.
Sebenarnya aku gak perlu takut dengan pernikahan, karna sebanyak apapun kekurangan pasangan kita, kita akan menerimanya dengan tulus ikhlas. Seharusnya begitu kan. Dan aku belajar ketulusan dari Ayah dan Mamiku.
Ayahku bukan Ustad Abdul Somad yang disukai seantero negeri ini, namun ia punya Mamiku yang cintanya tulus dan ikhlas. Benar-benar tulus. Betapa beruntungnya Ayahku.
Dan Mamiku punya Ayah yang cintanya bukan bacotan, namun aksi nyata mengarungi kehidupan.
Aku bangga dengan Ayahku. Aku sayang Ayahku. Sekalipun Ayah hobi mukulin Mamiku jika mereka bertengkar, Ayah sungguh egois dan keras kepala namun mereka berhasil melalui dinamika pernikahan itu hingga hari ini.

Begitulah hidup, jika Ustad Abdul Somad tak bisa bersabar dengan Istrinya, namun Ayahku yang hebat bisa bersabar menghadapi Mamiku.
Mereka saling melengkapi.

Terima kasih Ayah dan Mami yang bertahan hingga hari ini. Jikapun takdir memisahkan mereka, aku sudah siap dengan segala sesuatunya.
Ah hidup. Betapa drama nya hidup ini. :(
Semoga semuanya baik baik saja. Bangunan cinta kalian tinggi menuju Syurga. Bersama kami Anak-anakmu.

Heran

Hari ini kan MK 2 KAMMI Medan.
Kadang aku heran lihat kawankawanku, mereka masih bisa kajian ini dan itu tapi dollar jalan terus. Hahahaa. Kayak gak pusing gitu mereka mikirin ntar bayar UKT gimana blablabla, eh tapi itu kan kelihatannya, siapa yng tau kalau ternyata mereka sama pusingnya denganku.
Yap, sedang aku harus kerja bagai kuda, diminta jam berapapun data harus clear, kadang sampe larut malam nungguin sinkron. Hahaa. Ah yasudahlah, hidup memang penuh perjuangan. Dan aku bersyukur atas diriku hari ini. Aku menikmati perjuangan ini. Terima kasih Ayah dan Mami yang telah menjadi privilese atas ku, mendukung dengan penuh kasih dan tulus. Hemmm walaupun tuntutan mereka banyak, yasudahlah aku berusaha menerima bahwa hidup adalah "tuntutan".

Jam segini baru sampe rumah. Hehee. Alhamdulillaah udah sampe rumah. Alhamdulillaah di dompet dan ATM ku sedang banyak. Wkwkwwkw. Semoga gak cuma mampir doang ya dollar. Kita WUJUDKAN RESOLUSI 2020 kita ya. 😆

Bismillaah. Kun fa ya kuun. Ridhai kami ya Allaah.

Kesaaal

Kenapa lah rasa cintaku terlalu lama dan awet gitu?
Heran aku lah.
Aku sayang sama Nadhirah, dari zaman pertama melingkar dalam mentoring tahun 2015, sampaaaaiii detik ini, ya Allaah kok masiiih aja sayang sama mereka. Padahal mereka peduli sama ku aja kagak. Hahaa. Bodoohh!
Terusss, aku sayang sama adek adek juniorku, ya sampe sekaaaraaangg, padahal mereka udah gak sayang samaku. Ish memang lah payah xxxx move onnn. Hadeeeh.

Rabu, 18 Desember 2019

BLOCK

Aku ngeblock bukan pertanda tidak dewasa.
Aku tau gimana lakilaki. Seperti katamu, lakilaki itu awalnya baik karna dia mau mendapatkan kita, setelah dapat ya seperti lakilaki kebanyakan.

Lawanlah ketakutan mu untuk meminang Perempuan.
Belajar dari bng Randy yang bahkan sudah berjuang kepada 5 akhwat.
Mau berapa kak Maysarah lagi yang pergi?
Aku tau masa lalu itu gak mudah. Tapi mulailah berjuang dan berani meminang. Perkara ditolak atau diterima biarlah takdir Tuhan yang menentukan.

Terserahmu lah. Itu hanya saranku.

Toh sampai saat ini aku juga takut menikah. Tapi ketakutan itu tak berlaku untukmu, karna seperti apapun Lakilaki akan tetap diuntungkan dari sebuah pernikahan.

Sampai jumpa dipelaminan.