Indonesia Raya "Pantun"

Jualan pakaian belum juga laku
Eh si Nomnom gomes jogetnya salah
Heemm betapah sedih nya diriku
Catatan pantun ketinggalan di sekolah

Kenapa Hannah Hutan?
Karna Hutan tempat yang tenang
Untuk Muhasabah
Memperbaiki sel syaraf yang sudah berantakan barangkali


WELCOME TO OUR JUNGLE

Sabtu, 28 Mei 2016

Karna Hanya Allaah

Hmm. Sering berfikir, kenapa tidak ada kawan, teman atau saudari yang menyayangiku?
Ketika melihat foto intan bersama yanti, ketika yanti ganti dp bm dgn wajahnya, aku teringat saat aku ingin ganti dp bm dengan foto kami berdua pas bunkasai, lalu dia->yanti mengatakan "gak boleh beb." hmmm. Nyesek sebenernya. Hahaha. Tapi yasudahlah. Krna Hanya Allaah yang menyayangiku.

Senin, 16 Mei 2016

Geli lihat didodet

Hahaha. Adek lakilaki ku yang satu ini sedang gila dengan coc. Ngerih dia lihat penyerangan ke markasnya. Hahaha
Habes habes

Salah sangka

Hahahaa. Ku fikir laki2 yanh tiba-tiba mah nyelonong masuk rumah adalah abang galon. Laah ternyata uwak ikan. Hahahaaa
Aku terkejut, belum pake jilbab, lari malah ke depan, bukn masuk kamar. Terus aku banguni hadi. Keter lah dia mindahkn air galon ke wadah, laaah ternyata yang datang uwak ikan, bukn galon. Wkwkwkw
Maluuu banget. Kami udh teriak teriak "bang tunggu y bang, masih mindahkn airnya." haha ternyata bukn galon, tpi ikan.
#salah sangka

Selasa, 29 Maret 2016

Bismillahirrahmanirrahiim

Start again.
Aku berniat akan menghapus akun blog ini, namun Alhamdulillah setelah 1 tahun lamanya aku hibernasi, sekarang aku kembali lagi. Alhamdulillah tugas TIK mengantar kan ku pada kisah ini. Kisah dimana sekarang aku sudah kuliah. Dan tugas TIK juga membawaku pada kebermanfaatan, kawan-kawan yang bingung dengan tugas TIK, Alhamdulillah aku dapat membantu mereka. Namun ada pula diantara mereka yang manja alias minta buatin. Hehee. Tapi kebanyakan buat sendiri kok. Dan akhirnyaaàa jangan heran kalau blogger kaya kembali. Karna 60 orang dari kami memakai blogger untuk siapkan Quis 1 TIK.
Baiklah sampai disini dulu ya kisah kisah bukan saya. Aku mau ngerjakam tugas yang lain. Byeeeee

Rabu, 07 Januari 2015

Perasaan Saja. Mungkin.

Jika memang ku rasa hidup ini berat, ketahuilah diriku, itu hanya perasaanmu. Tidak mudah hidup hanya akan kau rasakan bila kau tak memudahkannya. Bergelut seperti polusi asap agaknya itulah takdir kehidupan mereka. Termenung sendirian hanya untuk meratap, buat apa? Bila bersama-sama seperti asap akan lebih mudah baginya menyelesaikan ketermenungan itu. Jika memang hidup terasa berat, maka ringankan lah. 
Kekalahan hari ini adalah tidak percaya pada kemampuan dan mundur sebelum oksigen terhidup.  

Minggu, 28 Desember 2014

Bukan Pastel tapi Piitel

Assalamualaikum duhai bidadari yang ada disana. Dari kemarin sejak tidak bertemu denganmu, aku merindukanmu. Apakah kau masih nonton film ketika jam telah menunjukkan saatnya memejamkan mata? 
Bidadari yang entah bagaimana selalu membuatku merasa bersalah hingga hari ini. Ya perasaan bersalah ku timbul pada saat aku meninggalkannya di acara pernikahan kak Kiky. Aku benar-benar salah. Bagaimana mungkin!! Maafkan mhimin yaa pipit. 
Saudari yang satu ini sepertinya memiliki dunia dimana hidup seperti air, mengalir sajaa, tenang dan berkhasiat. Ciiieeee. Hihi. Aku tau, setelah kejadian itu, dia telah mengurangi rasa sayangnya kepadaku. Tak apalah, asalkan dia meninggalkan sedikit cinta untukku, maka insyaAllah cinta itu bisa tumbuh kembali dengan waktu dan kasih sayangku. 
Pertama kali aku mengenalnya, cukup balance laah, dulu dia yang minta nopeku atau aku yang minta nopenya yaa. hihii. yasudang lah.

Dulu aku mengira dia dari keluarga sama seperti ku, biasa biasa aja. Perkiraan ku salah. Kalian tau HutanNesia dia adalah cucu dari seorang pemilik yayasan. Mirip di film-film Korea itulah. Atau di film-film FTV Indonesia, tokohnya anak seorang pemilik sekolah menyukai pria miskin, getoh laah kira-kira. hihi. 
Aku yang sedikit kamsek ini terkejut setelah tahu kalau dia cucu pemilik yayasan. Woww laah, apalagi, hehe. 


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Malam yang terang bagiku. Alhamdulillah. Kurasa kami saling mencintai. Kulihat, mereka yang mencintai melahirkan kata-kata sayang yang melampaui hingga bisa dijadikan sebagai sebuah buku. Aku berharap, ini bukan perasaanku saja. Aku berharap, bukan hanya aku yang  mencintai, aku sangat berharap kita saling mencintai. 10 11 12. Pada angka itulah kita mulai berkumpul. Membagi asa. Menuai rasa. Sudah 2 minggu kita tak berkumpul. Aku merindukan kalian. Walaupun terkadang hati ini egois dan sombong, pura-pura tidak rindu, pura-pura tidak cinta, terlalu angkuh untuk melahirkan kata-kata sayang, terlalu berperasaan tidak diinginkan, dan kalian akan bosan bila terus denganku. Aku takut kehilangan kalian. Aku yakin, tanpa kata-kata sayang yang bertubi-tubi, kita saling mencintai. Aku berharap cinta ini bukan hanya pada hatiku, namun juga kalian. Happy Holiday saudari-saudariku. 


My Beloved Friends Nadhirah