Astaghfirullahhaladzim. Bangsat kelen semua. Sumpah ya. Aku pulak yang kelen bawa bawa di masalah kelen. Gilak.
Aku gak tau apapun. Astaghfirullahhaladzim. Beby dan Emy gilak!!!!
Sakit x hatiku sumpah. Ya Allaah. Astaghfirullahhaladzim. Sodara macam apa lah kayak gitu. Bangsattt! Biadab!!!
Indonesia Raya "Pantun"
Eh si Nomnom gomes jogetnya salah
Heemm betapah sedih nya diriku
Catatan pantun ketinggalan di sekolah
WELCOME TO OUR JUNGLE
Minggu, 20 Oktober 2019
Cinta terhalang materi
Melihat pernikahan Tsamara dan Alatas aku teringat kisah beberapa kawanku yang rerata adalah proletar. Hahahaaa.
"O Nah, aku pengen nikah, tapi gak ada modal. Aku takut dia diambil orang Nah."
"Aku udah mau nikah aja lah Hann, tapi kondisiku masih kayak gini. Gimana ya Hann? Aku sayang x sama dia."
"Abng blom nikah karna gak ada dana dek. Sinamot mahal kan dek?!"
Hemmmm.
Kalau cerita perasaan, hati, cinta belebele itu lah, aku rasanya terenyuh aja gitu, sampe berkaca kaca mataku kalau udah ada yng cerita perasaan tapi terhalang uang. Hadeh.
Dan aku bisa apa coba? Selain ngedengerin curhatan mereka, nyemangatin, nyabarin, dan ngusahain jadi teman yang baik hingga mereka bersanding dengan pasangannya masing-masing. Ada yang mau kubantu nyarikan dana, tapi mereka segan dan malu karna bukan dari usaha sendiri. Haduh hahaa.
Melihat pernikahan Tsamara dan Alatas. Perasaanku campur aduk, dengan pernikahan mewah yang dapat dijadikan story ig(millenials zaman now), kedatangan pembesar-pembesar Negara yang dibesarkan Rakyat, kaum borjuis dan kapitalis merayakannya dengan hal branded yang mereka punya, yah itu impian pada umumnya orang-orang.
Proletar cuma jadi remah-remah tuntutan, hidup dijalanan, dan berujung pada kematian.
Sabar ya kawan-kawan. Tentang keinginanmu untuk mendampingi hidupnya semoga kamu ditakdirkan Tuhan untuk bersamanya, cepat atau lambat, ada atau tidak adanya uang saat ini. Kalaupun tidak, semoga perasaanmu Tuhan lapangkan dan perjuanganmu Tuhan panjangkan. Kemudian bertemu dengan hati lain yang mampu memeluk dirimu dengan segala senang maupun duka yang ada padamu dan seluruh hidupmu.
Sabar ya kawan-kawan.
Sabtu, 19 Oktober 2019
Pemikiran?
Aku dapat kabar dari Adikku bahwa seorang Ikhwan mengatakan "ah gausah sama Hannah. Ngerih kali pemikirannya itu."
Hemmm. Ngerih darimana coba? Perkara pemikiranku mereka takut menjadikan ku pemateri dalam kajiannya. Hahaa
Yasudah tidak masalah. Biar Tuhan saja yang mengadili hidupku. Kalian tak perlu. Sekalipun kamu.
Kamis, 17 Oktober 2019
Manusia lah
Dulu waktu saya masih berteman dgn Akhwat-akhwat, berasa hidup kok sempit banget sih, kenapa ujung ujungnya nikah terus sih? Emg hidup itu nikah doang. Banyak pertanyaan yang berseliweran dalam kepala. Pertanyaan yng sering muncul "kapan nikah, kapan nikah dan kapan nikah."
Sampe aku mikir, hidup gak bermanfaat ya kalau gak nikah? Hidup gak baik ya kalau gak dipilih lakilaki. Gitu gitu lah. Padahal proposal masuk udah 3 yakan. Hahaa. Tapi emg aku gabisa nikah dengan orang yng gak ku kenal dirinya. Aku tau lakilaki itu siapa. Makanya aku heran kok sama ku pula mendarat proposal itu. Aku mau nikah dengan lakilaki yang keseluruhan hidupnya aku tau, bukan hanya kenal, tapi aku tau, Keluarganya aku tau, semuanya deh. Itu lebih menenangkan hatiku. Tapiii sejauh ini belum ada lakilaki yang blak blakan bercerita tentang seluruh dirinya. Namun ada yang sudah mengajakku ke rumahnya dan aku kenal Keluarganya, tapi belum terlalu mendalam, barangkali karna belum sampai pada tahap khitbah.
Ehh ada sih yng nyeritain Keluarganya tapi cerita dikit. Si Teguh kafir. Hahaaa. Iyaa dia Kristen. Hadeeh.
...
Kemudian saya berteman dgn Perempuan yang struggle dengan hidupnya, fight atas dirinya, Perempuan yang masyaAllaah. Tidak terlihat baik secara simbolis, namun hati dan hidupnya sungguh luar biasa baik.
Temen saya bilang "Aku pengen ngadopsi anak Na. Gapapa deh gak nikah. Aku takut banget sama Lakilaki. Tapi aku emang pengen punya anak. Jadi ulang tahun ku ke 25 nanti aku pengen ngadopsi anak. Gimana menurutmu Na?"
Temen saya bilang "Anak biologis gak ada. Tapi anak ideologis ada."
Massage WA itu tidak bernada
Yap ini. Aku nge bacain tumblr hari ini. Dan dapat tulisan itu. Whatsapp massage tidak bernada.
Jadi gausah sering sering massage whatsapp ya Naa. Kalau mau ngobrol mari bertemu dan luangkan waktuku. Okee
Sadar diri
Aku sadar kok. Aku bukan Perempuan sempurna layaknya Akhwat-akhwaty shaliha itu.
Aku sadar banget dengan banyak kurangnya diriku. Terkadang lihat temenku, dia penghafal Quran sekaligus pengusaha infused water JSR karna dia hobi ngerebus rebus minuman sehat gitu.
Ngelihat temenku yang hobi design, kemudian jadi ladang usahanya. Dan Alhamdulillah mereka Perempuan.
Aku sadar banget kurangnya diriku. Kadang aku mikir, hobiku apa ya? Baca doang? Ngebacot gajelas di blog, tumblr, wordpress besawang. Hadeuh Hannah.
Aku sadar banget kurangnya diriku. Sebab itu kalau ngelihat lakikaki, aku gak berfikir dia adalah jodohku atau aku ingin dengannya. Tidak. Tidak demikian. Karna aku sadar diri, aku bukan Perempuan yang sempurna seperti temen-temenku. Sebaiknya lelaki itu untuk tementmen ku saja.
Aku sadar banget hal itu. Jadi aku harus bagaimana? Ya inilah diriku yang serba kurang. Tidak bisa melakukan lompatan masyaAllaah seperti tementmenku.
Namun aku bersyukur atas diriku. Bersyukur karna detik ini dia masih bertahan hidup. Udah deh sekarang gitu aja. Soal banyak yang tidak suka blablabla, biarlah itu jadi urusan dia dan Tuhannya. Aku malas memikirkan semua itu. Sebentar lagi 2020. Sampai mana hafalanku? Murajaah ku? Ya Allaah. Betapaa waktu ku setahun ini kemana saja. Astaghfirullah.
Inilah aku yang tak banyak lebih. Bahkan kurang menghinggapi. Namun aku bersyukur atas semuanya. Semua hal yang sudah Tuhan beri.
Alhamdulillah 'ala kulli haal. :))
Hahaaa
Anak-anak : Miss belom nikah ya?
Miss : senyum manis sambil geleng geleng.
Anak-anak : Kenapa sih belom nikah Miss??. Kasian kali lah Miss."
Miss : Kenapa harus nikah nak? Suami itu gak penting. Yang penting itu kita dan Tuhan. Kita hidup untuk Tuhan, bukan untuk Suami. Okeee.
Teruss mereka ngelece lece saya,
Gak penting suami. Okee. Yang penting Tuhan. Okee.
Hahahaaa. Geliii.